Tampilkan postingan dengan label warga miskin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label warga miskin. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 November 2010

UU Jamkesmas ala AS "Ramah" bagi Warga Miskin

artikel ini saya kutip dari situs menkokesra, smoga Indonesia suatu saat nanti setiap penduduknya mempunyai asuransi

-------------------------------------------------------------------------------------------------
Meski mendapat tentangan keras, UU Jaminan Kesehatan yang digulirkan pemerintahan Presiden Barack Obama dan disetujui parlemen kemarin mengandung butir-butir yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat terutama yang kurang beruntung dari sisi ekonomi.

Warga lanjut usia (lansia), misalnya, akan mendapat potongan pembayaran sebanyak 250 dolar dalam pengobatan yang tercakup dalam program Medicare.

Selain itu asuransi dilarang menolak orang dengan masalah medis, dan pemerintah akan memberikan keringanan pajak agar jutaan keluarga yang memiliki pekerjaan dapat membeli asuransi.

Banyak orang percaya, perbaikan kesehatan akan membawa perubahan yang nyata, tetapi itu akan terjadi perlahan-lahan. "Bagi orang-orang yang paling membutuhkan perubahan akan dimulai dengan cepat," kata DeAnn Friedholm dari lembaga persatuan konsumen.

Namun hal yang paling ambisius dalam UU Jaminan Kesehatan Obama adalah berupaya memasukkan sebanyak 30 juta masyarakat AS yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan polis asuransi karena masalah kesehatan yang serius. Perluasan cakupan asuransi ini akan mulai berlaku pada 2014.

Asuransi yang berisiko seperti ini akan dikumpulkan dan pemerintah akan menyiapkan bantuan uang agar orang-orang yang sebelumnya tidak mungkin memiliki polis asuransi, dapat memiliki polis asuransi.

Aturan ini diutamakan bagi mereka yang sudah tidak memiliki polis asuransi setidaknya selama enam bulan. Bagi orang-orang yang memiliki masalah kesehatan, tidak memiliki polis asuransi akan membuat perbedaan yang amat besar.

"Buat penderita penyakit kronis, aturan ini merupakan sebuah penyelamat hidup," kata Friedholm.

*dikutip dari click here